gambar unggulan

Banyak sekali perubahan yang terjadi dalam 2 tahun terakhir khususnya di banyak kota pariwisata seperti kota Malang, yang mana harus menyesuaikan diri dengan situasi pandemic yang sepertinya masih jauh dari kata berakhir ini.

Banyak sekali orang yang harus menyesuaikan diri seperti misalnya melihat profile bisnisnya ternyata tidak compatible dengan kondisi pandemic seperti ini ternyata harus dengan berat hati menyesuaikan diri lagi, berbenah dan berpindah bisnis ke yang lebih cocok di era seperti ini.

Seperti misalnya ada beberapa pemilik hostel yang entah struktur keuangannya seperti apa seperti hostel woodlot di malang ini, yang dulunya hostel salah satu paling terkenal, terfavorit di kota Malang ini ternyata sekarang telah berubah menjadi restoran.

Jadinya banyak dari para tamu yang dulunya berlangganan di woodlot ini terpaksa harus mencari hostel lain yang akan dijadikan langganan lagi oleh mereka, yang mana tempat ini sekarang telah menjadi restoran.

Kemudian banyak orang yang dulunya sama sekali tidak masuk ke ranah online, dulunya hanya berbisnis offline sekarang ini telah mulai banyak sekali yang masuk ke ranah bisnis online, belajar sedikit sedikit walaupun tidak bisa menjadi sesakti orang yang telah masuk ke bisnis online dari dulu, sekarang bisa mulai panen mereka.

Namun banyak juga orang yang bertahan di bisnisnya yang dulu tetap, sambil menunggu perubahan perbaikan kondisi di tengah pandemic ini.

Seperti misalnya banyak orang yang jualan di alun alun batu, mereka tidak bisa melakukan banyak hal kecuali menunggu dari pemerintah setempat untuk mulai membuka alun alun batu lagi supaya mulai banyak pengunjung berdatangan lagi, untuk bisa supaya roda ekonomi mereka bisa mulai bergerak Kembali seperti dulu.

Jadi antara orang- orang tersebut bertahan untuk menunggu perkembangan jaman untuk menjadi lebih baik bagi bisnisnya mereka, atau berganti bisnis supaya mengalami perbaikan yang lebih cepat tanpa menunggu lagi perkembangan terbaru maupun menunggu intervensi pemerintah yang mana kita tahu pastinya lebih lambat ketimbang Gerakan para pebisnis itu sendiri.