Untuk kamu yang baru saja membuat website laravel, sudah barang tentu menggunakan versi terbaru, yakni Laravel 8.

Namun jika misalnya kamu memang sudah memilikinya semenjak bertahun-tahun silam dan ingin menggunakannya kembali, maka mendapatkan laravel 8 haruslah dilakukan dengan cara update.

Karena menginstall ulang malah akan membuat semua data, konten, dan aplikasi hilang secara permanen.

Berbicara masalah pengalaman nih ya, pernah sekali mencoba untuk mengupdate dari laravel 4,2 ke versi 5. Prosesnya benar-benar bikin kepala puyeng karena mencakup controller, rute, model Eloquent, perintah Artisan, aset, dan kode lain yang lebih spesifik.

Akan tetapi zaman sudah berubah. Saat website builder yang di-update menjadi lebih cepat dan mudah saat digunakan, maka itu ciri akan berumur panjang.

Jadi, ayo kita coba update laravel versi sebelumnya ke versi 8 yang lebih baru, lagipula versi teranyar lebih mampu menjaga sistem keamanan dan terhindar dari celah sekuriti yang buruk loh!

Cek Dulu Versi Laravel Kamu

Tapi sebelum melakukan hal tersebut, maka harus mengecek versi laravel terlebih dahulu. Bisa saja laravel yang telah digunakan menggunakan versi terbaru, maka tak ada artinya (atau mungkin tak akan bisa) untuk diupdate.

Selalu tanyakan kepada penyedia jasa pembuat website laravel jika kamu menggunakan tenaga pihak ketiga.

Jika lupa menanyakan, maka bisa menggunakan beberapa cara sederhana untuk mengetahuinya.

Salah satnuya adalah melalui CLI atau ‘artisan command’. Bisa dibilang ini adalah cara termudah jika kamu menggunakan terminal secara berkala dan terbiasa dengan perintah Artisan secara umum.

Versi tersebut akan muncul melalui command: php artisan — versi.

Kemudian pada saat mengudate laravel cenderung berbeda dengan website builder pada umumnya.

Kita akan bermain-main dengan sebuah file bernama composer.json, yang mana nantinya ada beberapa line yang akan kita ubah angkanya menjadi versi sekarang.

Kuncinya ada pada bagian coding laravel/framework yang harus diisi dengan angka “^8.0”.

Setelah itu eksekusi updating dengan mengetikan perintah berupa composer update.

Memang agak ribet, makanya seringkali harga website laravel sedikit lebih mahal. Jika tak mau ribet, mungkin meminta bantuan penyedia jasa pembuatan website laravel dapat mengurangi rasa sakit kepala kamu saat ini.